Hati-hati dengan hati
Seorang muslim akan bahagia ketika ia dapat menjauhi keluhan, kesediahn, dan kerinduan. Demikian pula ketika ia dapat mengatasi keterasingan, keterputusasaan, dan keterpisahan yang dikeluhkan para penyair. Betapapun yang demikian itu adalah tanda kehampaan hati.
{Tidakkah kamu melihat orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Rabb-nya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya?}
(QS. Al-Jatsiyah: 23)
Nb: diangkat dari sebuah tulisan di buku La Tahzan

Ass. Alhmdlh,bgs jg tulisan di blogny yg judulnya hati2 dg hati. Btw msh mau buku la tahzan (free of charge) dr aq utk qm. Kl mau krm alamat qm spy bs aq krm(sms ke aq y di 085693534422) wslm.
Posted by: Seno | December 30, 2007 04:12 PM